THE IMPORTANCE OF BODY LANGUAGE DURING INTERVIEW

Body language atau bahasa tubuh sangat berpengaruh pada kesan pertama kamu saat melakukan interview kerja. Bagaimana kamu menyapa, berjabat tangan, dan berterima kasih itu semua akan menjadi penilaian recruiter. Para recruiter tidak hanya akan menilai dari segi bicara dan wawasan kamu saja, namun juga menilai dari perilaku atau manner. Maka dari itu, kamu harus memahami bagaimana cara berperilaku dan menampilkan diri yang baik saat interview kerja, sehingga recruiter akan yakin untuk menerima kamu bekerja.

Berikut 6 body language yang bisa kamu terapkan ketika kamu sedang interview kerja!

  1. Kontak mata

Kamu harus menjaga kontak mata dengan pewawancara entah itu HRD atau User untuk terlihat fokus dan percaya diri. Namun jangan berlebihan sampai membuat recruiter menjadi tidak nyaman, tatap mereka dengan santai namun tetap terlihat antusias. Jika tidak sanggup untuk terus melakukan kontak mata dengan mereka, kamu bisa sesekali melirik ke arah lain sebentar hanya untuk sekedar memikirkan jawaban.

  1. Tegakkan tubuh

Postur tubuh yang tegak akan memberikan kesan bahwa kamu memiliki rasa percaya diri. Kamu juga akan terlihat siap dan antusias selama interview kerja. 

  1. Jabat tangan

Berinisiatiflah mengulurkan tangan untuk bersalaman terlebih dahulu ketika bertemu dengan pewawancara. Berjabat tanganlah dengan percaya diri, tidak perlu menambahkan tenaga ekstra untuk terlihat bersemangat dan jangan terlalu lemah apalagi sampai terlalu erat. 

  1. Kepala tegak 

Hindari menundukkan kepala ketika interview kerja. Pastikan posisi kepala kamu lurus dan tetap tegak saat menjawab pertanyaan agar tidak menimbulkan kesan bahwa kamu ragu dan tidak jujur. Jika kamu gugup ketika akan menjawab pertanyaan recruiter, tariklah nafas perlahan agar lebih tenang kemudian tegakkan kepala dan jawablah pertanyaannya dengan penuh keyakinan. 

  1. Posisi tangan

Jangan meletakkan tangan diatas meja apalagi sampai menyilangkan tangan didepan dada karena akan terlihat arogan dan defensif, namun letakkan tangan di atas paha atau pangkuan untuk mengurangi lebih banyak gerakan. Kamu bisa saja sesekali menggerakkan tangan untuk menjelaskan sesuatu agar lebih jelas, akan tetapi tetap kendalikan jangan sampai berlebihan sampai menghilangkan fokus recruiter. Dan jangan lupa setelah itu kembalikan posisi tangan diatas pangkuan lagi. 

  1. Posisi kaki

Perhatikan gerakan kakimu saat wawancara berlangsung. Biasanya ketika grogi atau gugup, kaki akan gemetaran apalagi sampai menimbulkan bunyi. Maka dari itu, tenangkan dirimu agar rasa grogi kamu tidak terlalu kelihatan. 

Saat interview berlangsung sangat penting untuk selalu berkonsentrasi, karena tahap interview merupakan tahap penentu diterima tidaknya kamu di perusahaan yang dituju. Maka dari itu, persiapkan sejak awal segala sesuatu yang dibutuhkan ketika interview dengan cara yang tepat seperti bagaimana berperilaku di depan recruiter, mempelajari pertanyaan-pertanyaan apa saja yang mungkin ditanyakan recruiter, menggali info dari perusahaan yang dilamar sampai bagaimana cara membangun rasa percaya diri untuk menghadapi sesi interview tersebut.

Malam sebelum interview ada baiknya kamu istirahat yang cukup dan sarapan sebelum berangkat ke tempat interview. Dua hal kecil ini akan membantu kamu menjadi lebih nyaman dan percaya diri, sehingga nantinya ketika interview kamu bisa fokus dan berkonsentrasi. 

Leave a Comment